Matangkuli — Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) melalui program LENS (LIMA Empathy and Social) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan sosial bertema “Bersihkan Sisa Banjir, Sucikan Rumah Allah, dan Sambut Ramadhan dengan Kenyamanan”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan rumah ibadah pasca banjir, sekaligus ikhtiar bersama dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan kondisi masjid yang bersih, suci, dan nyaman.
Memasuki hari kedua pelaksanaan, kegiatan LENS dipusatkan di Masjid Baitul Ma’rifah, Desa Hagu, Kecamatan Matangkuli, yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026. Fokus utama kegiatan meliputi pembersihan sisa-sisa lumpur banjir di area dalam dan luar masjid, serta penataan lingkungan sekitar rumah ibadah. Masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan masyarakat menjadi prioritas utama agar umat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk, aman, dan tenang.
Dalam pelaksanaannya, LIMA berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Utara, Dinas Sosial, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur dan elemen masyarakat, di antaranya Muspika Kecamatan Matangkuli, OSIS SMA Negeri 1 Matangkuli, PMR SMA Negeri 1 Matangkuli, Pramuka SMA Negeri 1 Matangkuli, OSIM MAN 4 Aceh Utara, serta Pramuka MAN 4 Aceh Utara. Keterlibatan lintas unsur ini mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi dan gotong royong dalam aksi sosial serta kepedulian terhadap lingkungan dan rumah ibadah.
Kegiatan LENS turut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Komunitas Motor AMORS dan PT Petroflex menjadi sponsor utama dalam kegiatan ini. Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai sponsor pendukung, di antaranya Klinik Mandiri Bersama Parang Sikureung, D’Coffee Shop, Toko Emas Fransisco Lhoksukon, Benua Jaya Prabot, Kantor Pos, Bank Aceh KCP Matangkuli, Puskesmas Matangkuli, Restu Motor Lhoksukon, SPPG Desa Punti Matangkuli, Aceh Link, serta dukungan dari para senior Matangkuli, Dewan Pembina, dan Pendiri LIMA.
Ketua Panitia kegiatan, M. Firdaus Satria, menyampaikan bahwa kegiatan LENS merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi sosial dan lingkungan di daerahnya.
“Melalui kegiatan LENS, kami ingin menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran nyata dalam merespons persoalan sosial dan lingkungan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi aksi konkret untuk membersihkan sisa banjir, merawat rumah ibadah, dan membantu masyarakat menyambut Ramadhan dengan lebih nyaman,” ujarnya
Sementara itu, Ketua Umum Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA), Faddhal, yang akrab disapa Agam, menegaskan bahwa kegiatan LENS merupakan cerminan komitmen mahasiswa terhadap tanah kelahiran.
“Kegiatan LENS ini adalah bentuk komitmen kami terhadap tanah kelahiran. Kami peduli terhadap lingkungan dan kondisi sosial masyarakat. Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa bukan sekadar penonton, melainkan bagian dari solusi yang hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat,” tegas Agam.
Melalui kegiatan ini, LIMA berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dan pelajar sebagai agen perubahan dalam menjaga lingkungan serta kesucian rumah ibadah.
— Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA)
